Home » Meditation

Belajar Teknik Meditasi di Starbucks…..?

30 January 2009 2 Comments

Belajar meditasi selalu dikaitkan dengan tempat yang tenang, jauh dari keramaian dan selalu dikaitkan dengan sesuatu yang bersifat sangat holistic. Gambaran ini yang selalu kita kaitkan dengan meditasi. Benarkah ini? Maybe yes, maybe not…. kata salah satu iklan terkenal.

Teknik meditasi yang baik adalah teknik yang mendekatkan kita dengan Sang Maha Pencipta, dan satu hal yang pasti, DIA tidak pernah “mempermasalahkan” pilihan tempat, ramai atau tidak. Yang selalu “membuat masalah” dengan segala aturan mainnya adalah kita, manusia. Pada hari ini saya dan Dr. Endi berkesempatan diwawancara oleh dua orang wartawan dari harian nasional terkenal di sebuah outlet Starbucks yang ramai. Kami berkesempatan menjelaskan apa yang kami pahami tentang meditasi, penyembuhan energi dan tentang inisiasi. Setelah berbicara secara detail, ternyata dua teman wartawan ini menjadi sangat tertarik dengan teknik Meditasi Love and Wisdom (Cinta Kasih dan Kebijaksanaan) yang latih dan bagikan. Mereka menanyakan apakah mungkin inisiasi dilakukan pada saat itu juga.

Belajar meditasi dan inisiasi di Starbucks….? Hmmm ini cukup menarik menurut saya. Saya sendiri sering “bereksperimen” dengan melakukan meditasi di tempat yang ramai seperti restoran atau café sebelumnya, dan saya tidak pernah bermasalah dengan ini. Hal yang sempat membuat saya ragu ketika dua teman wartawan ini meminta inisiasi di Starbucks adalah apakah mereka yang boleh dikatakan “pemula” dapat mendapatkan hasil yang optimal?

Setelah sempat ragu, akhirnya saya dan Dr. Endi memutuskan untuk memulai inisiasi di tempat tersebut. Inisiasi dengan teknik meditasi Love and Wisdom kami lakukan – atau lebih tepatnya kami “mintakan” dari Sang Maha Pencipta untuk ke dua teman ini. Setelah sempat menjadi perhatian dari pengunjung lain, karena kami berempat yang tadinya sempat berbicara dengan semangat, terlihat berdiam diri – tanpa sepatah katapun, inisiasi berjalan tanpa gangguan selama kurang lebih 10 menit. Ternyata kedua teman wartawan ini sangat peka, mereka dapat merasakan energi dari inisiasi ini dengan baik. Wah….. ini pengalaman baru menurut saya.  Ternyata dimanapun, bahkan di tempat yang ramai seperti Starbucks sekalipun, meditasi maupun inisiasi tetap dapat dilakukan dengan baik. Kuncinya adalah kesadaran. Sadar akan keadaan sekeliling kita, tanpa terganggu olehnya.

Memang melakukan teknik meditasi di tempat yang ramai tidak dianjurkan untuk pemula, tetapi intinya adalah, setelah jam terbang Anda cukup, meditasi dapat dilakukan dimana saja, dan kapan saja.

2 Comments »

  • Muliadi said:

    Mohon info
    -tempat belajar
    -waktu belajar
    -biaya belajar

    terima kasih

    muliadi

  • Fadli said:

    Cs yth,

    Bisakah inisiasi dilakukan jarak jauh, mengingat Saya berada & berdomisili di Kalimantan.

    Saya berkeinginan untuk belajar meditasi. Mohon bantuan & perhatiannya.

    Salam,
    fd

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

This site uses KeywordLuv. Enter YourName@YourKeywords in the Name field to take advantage.