Home » FAQ

FAQ

Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan

1. Meditasi jenis apakah yang terbaik?
Semua jenis Meditasi pada umumnya  baik, selama  berada di jalan Illahi dan dilakukan berdasarkan  Unconditional Love.

2. Kapan waktu yang terbaik untuk melakukan Meditasi?
Waktu yang terbaik untuk melakukan Meditasi adalah waktu dimana Anda dapat berMeditasi tanpa diganggu rutinitas sehari-hari. Sesaat setelah bangun tidur pagi biasanya merupakan waktu yang cocok untuk banyak orang. Jika Anda merasakan waktu lain cocok untuk Anda – itulah waktu yang terbaik untuk Anda untuk melakukan Meditasi. Ingatlah kita harus lepas dari semua ritual, ketergantungan dan peraturan yang mengikat.

3. Adakah postur tubuh tertentu yang terbaik untuk melakukan Meditasi?
Postur tubuh yang terbaik Anda adalah postur dimana Anda dapat merasakan santai dan nyaman secara fisik. Jika bersila dapat membuat Anda merasa nyaman – lakukan. Bagi mereka yang hanya bisa berMeditasi sambil duduk diatas kursi – usahakan untuk tidak bersandar karena pada umumnya bersandar dapat menimbulkan rasa kantuk dan ingin tidur.

4.  Apakah yang harus dilakukan waktu Meditasi ?
Mulai Meditasi dengan berdoa untuk meminta bimbingan dan  perlindungan dari Tuhan Sang Maha Pencipta. Santai, Senyum dan Pasrah. Praktisi Divine Love & Lights Technique dapat meletakan tangan di dada atau di paha dan menyalurkan energi Ilahi. Dengan frekuensi energi Ilahi yang sangat tinggi, peserta akan dapat masuk “deep state of meditation” dengan cepat.

5. Apakah ada ritual khusus untuk melakukan Divine Love & Lights?
Tidak ada. Teknik Shamballa ini bersifat “non controlling dan non ritual”. Yang terpenting adalah berdoa kepada Sang Maha Pencipta untuk meminta bimbingan dan petunjukNya.

6. Apakah ada teknik khusus? pernafasan dalam Meditasi ini
Tidak ada. Semakin Anda santai dan pasrah, semakin baik hasil yang diperoleh.

7.  Apakah ada pemusatan pikiran dalam Meditasi Divine Love & Lights?
Tidak ada. Dengan mengalirkan energi Ilahi,  Anda akan dengan sangat cepat masuk ke “state of meditation” sehingga Anda tidak perlu memusatkan pikiran.

8. Apakah ada tempat khusus untuk Meditasi Divine Love & Lights?

Tidak ada. Semua tempat baik dan cocok selama tempat itu bersih, tenang dan nyaman. Untuk hasil terbaik, pilih tempat yang sangat pribadi karena getaran energi praktisi  lebih tinggi.

9. Apakah hubungan antara Meditasi dengan kesehatan, penyembuhan  (fisik, emosional,dan
spiritual)?

Seperti dijelaskan di bab-bab sebelumnya, Meditasi sangat erat hubungannya dengan kesehatan dan penyembuhan, termasuk penyembuhan fisik, emosional dan spiritual. Dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh fisik yang sehat pula.

10. Apakah Meditasi Divine Love & Lights ada hubungannya dengan agama tertentu?
Tidak. Meditasi Shamballa selalu mengacu kepada kehendak Tuhan Sang Maha Pencipta, oleh karena itu sesuai dengan semua agama dan kepercayaan.

11. Berapa lama Meditasi sebaiknya dilakukan?
Pada umumnya kualitas Meditasi lebih penting daripada lama atau kuantitasnya. Bagi para praktisi Teknik Divine Love & Lights, 15 menit Meditasi per hari sudah sangat baik hasilnya bagi kesehatan fisik, emosional,mental dan spiritual.

12. Apakah perlu memakai dupa/lilin wangi ?
Penggunaan aromatherapy bersifat optional dan tidak mutlak. Jika memakai aromatherapy harus diperhatikan untuk menggunakan yang 100% alami, dan bukan berasal dari bahan-bahan kimia.

Usahakan tidak menggunakan dupa, karena pada dasarnya dupa dan bahan bakunya jika dibakar menimbulkan polusi udara dan demikian pula dengan lilin.

Wangi-wangian yang paling cocok digunakan untuk Meditasi adalah wangi cendana atau sandalwood. Wangi dari cendana bersifat menetralkan energi yang tidak harmonis menjadi harmonis.